Ujian atau Teguran

Ujian atau Teguran

Allah Swt berfirman di dalam Surat Al-Baqoroh ayat 286

لا يكلف الله نفسا إلا وسعها 

"Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya"

Di dalam surat Al-Ankabut ayat 2-3 Allah juga berfirman

اَحَسِبَ النَّا سُ اَنْ يُّتْرَكُوْۤا اَنْ يَّقُوْلُوْۤا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَـنُوْنَ (٢) وَلَقَدْ فَتَـنَّا الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَـعْلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكٰذِبِيْنَ٣

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, Kami telah beriman dan mereka tidak diuji?
Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta."

Banjir, seakan sudah menjadi rutinitas tahunan di beberapa kota besar yang ada di Indonesia. Bagi mereka yang tidak beriman kepada Allah maka mereka akan mengatakan bahwa musibah yang sedang melanda mereka adalah karena sebab itu atau sebab ini. Ingat, perlu kita ketahui bagi kita yang beriman kepada Allah bahwasanya dibalik semua bencana itu ada pesan-pesan Allah. Diantara pesan-pesan itu, mungkin ada pesan bahwasanya kita sedang diuji oleh Allah atau mungkin Allah sedang berpesan kita sedang ditegur oleh Allah.

Pertama, jika bencana itu karena ujian dari Allah Swt kepada orang-orang yang beriman maka sudah tentu kita harus bersabar. Jika kita bersabar maka sesungguhnya Allah sedang bersama kita, sebagaimana firman Allah di dalam Surat Al-Baqoroh ayat 153
ان الله مع الصابرين
"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar"

Harus kita tanamkan di dalam hati, bahwasanya jika Allah menurunkan ujian tentu tidak sembarangan, Allah pasti menurunkan ujian pasti sesuai dengan kadar kemampuan yang akan dikenakan ujian, hal ini telah dijelaskan di dalam Surat Al-Baqoroh ayat 286 sebagaimana yang terdapat di atas. Tidaklah mungki Allah membebani seseorang itu karena orang tersebut sanggup melalui, itupun jika dia mengembalikannya kepada Allah, jika tidak tentu dia tidak akan mampu melalui ujian tersebut. Ujian yang diberikan Allah sesungguhnya Allah sedang ingin menyeleksi hamba-hambaNya dan siapa yang tidak. Allah tidak ingin iman yang diakui seseorang hanya sebatas lisan, tetapi Allah mengharapkan agar semua jiwa dan raganya diserahkan kepada Allah jika ujian itu datang.

Kedua, jika musibah itu sebagai teguran maka kita harus sama-sama mengintrsopeksi diri kita, apa yang telah kita perbuat sehingga Allah menegur kita melalui bala tentaraNya, yaitu angin, air, hujan dan lain sebagainya. Mungkin saja Allah menurunkan bencana itu karena kita telah merusak alam ini atau bisa jadi karena kemaksiatan yang begitu merajalela. Coba perhatikan dua ayat di bawah ini bagaimana Allah telah mewanti-wanti kita agar tidak salah dalam berbuat dan melangkah. 
Di dalam Surat Ar-Ruum ayat 41 Allah menerangkan bahwasanya ujian itu karena ulah tangan manusia. 

ظَهَرَ الْفَسَا دُ فِى الْبَرِّ وَا لْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّا سِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)."

Kemudian di dalam Surat Al-A'raf ayat 96 Allah menegaskan jika kita beriman dan bertaqwa tentu Allah akan menurunkan keberkahan dari langit dan bumi. 

وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰۤى اٰمَنُوْا وَا تَّقَوْا لَـفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَا لْاَ رْضِ وَلٰـكِنْ كَذَّبُوْا فَاَ خَذْنٰهُمْ بِمَا كَا نُوْا يَكْسِبُوْنَ

"Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan."

Maka sudah seharusnya kita saling mengintrospeksi diri ketika bencana dan musibah itu datang, bukan menyalahkan satu sama lain, bisa jadi musibah dan bencana itu datang karena ulah kita sendiri, saling menyalahkan satu sama lain bukanlah ciri-ciri orang yang beriman.

Wallohu a'lam bisshowab

365 Kisah Teladan Muslim

Buku 365 Kisah Teladan Islam ini mengarahkan anak-anak membaca atau mendengar kisah-kisah yang mengandung nilai edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, buku 365 Kisah Teladan Islam ini diharapkan dapat menjadi referensi kisah-kisah Islami yang bisa diajarkan oleh orangtua atau pendidik kepada anak-anak mereka. Kisah-kisah Islam merupakan salah satu hal yang sangat diminati oleh anak-anak dan penting diberikan pada mereka. Kisah-kisah Islam yang diberikan oleh orangtua atau dibaca anak akan memiliki pengaruh yang cukup besar, di antaranya sebagai hiburan edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, muatan kisah-kisah Islam yang memiliki “gizi spiritual” akan dapat meningkatkan keimanan dan pengetahuan agama sang anak. Oleh karena itu, dalam hal ini kisah-kisah Islam akan menjadi sarana yang baik bagi peningkatan pengetahuan spiritual anak. Buku ini memuat 365 Kisah Teladan Islam yang disarikan dari kisah-kisah bermakna yang ada dalam Al-Quran, hadits, kitab-kitab, ataupun berbagai buku dan sumber yang berkaitan dengannya. Buku ini memiliki ciri khas dari sisi isi ceritanya mencakup tema-tema yang dipelajari anak di sekolahnya. Masing-masing tema disajikan secara berurutan selama tujuh hari, Al-Quran/ Hadits, Akidah/ Keimanan, Fiqih/ Ibadah, Akhlak, Kisah Para Sahabat, Kisah-Kisah Menakjubkan, dan Kisah-Kisah Teladan Lain. Buku ini juga dilengkapi pesan dari setiap cerita untuk mengingatkan anak tentang inti cerita yang dapat diteladaninya dalam kehidupan sehari-hari.

Download Disini


Buku 365 Kisah Teladan Islam ini mengarahkan anak-anak membaca atau mendengar kisah-kisah yang mengandung nilai edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, buku 365 Kisah Teladan Islam ini diharapkan dapat menjadi referensi kisah-kisah Islami yang bisa diajarkan oleh orangtua atau pendidik kepada anak-anak mereka. Kisah-kisah Islam merupakan salah satu hal yang sangat diminati oleh anak-anak dan penting diberikan pada mereka. Kisah-kisah Islam yang diberikan oleh orangtua atau dibaca anak akan memiliki pengaruh yang cukup besar, di antaranya sebagai hiburan edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, muatan kisah-kisah Islam yang memiliki “gizi spiritual” akan dapat meningkatkan keimanan dan pengetahuan agama sang anak. Oleh karena itu, dalam hal ini kisah-kisah Islam akan menjadi sarana yang baik bagi peningkatan pengetahuan spiritual anak. Buku ini memuat 365 Kisah Teladan Islam yang disarikan dari kisah-kisah bermakna yang ada dalam Al-Quran, hadits, kitab-kitab, ataupun berbagai buku dan sumber yang berkaitan dengannya. Buku ini memiliki ciri khas dari sisi isi ceritanya mencakup tema-tema yang dipelajari anak di sekolahnya. Masing-masing tema disajikan secara berurutan selama tujuh hari, Al-Quran/ Hadits, Akidah/ Keimanan, Fiqih/ Ibadah, Akhlak, Kisah Para Sahabat, Kisah-Kisah Menakjubkan, dan Kisah-Kisah Teladan Lain. Buku ini juga dilengkapi pesan dari setiap cerita untuk mengingatkan anak tentang inti cerita yang dapat diteladaninya dalam kehidupan sehari-hari.

Tolong ikutkan Sumber artikel ini : https://ashakimppa.blogspot.com/2018/09/download-ebook-islami-365-kisah-teladan.html
Buku 365 Kisah Teladan Islam ini mengarahkan anak-anak membaca atau mendengar kisah-kisah yang mengandung nilai edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, buku 365 Kisah Teladan Islam ini diharapkan dapat menjadi referensi kisah-kisah Islami yang bisa diajarkan oleh orangtua atau pendidik kepada anak-anak mereka. Kisah-kisah Islam merupakan salah satu hal yang sangat diminati oleh anak-anak dan penting diberikan pada mereka. Kisah-kisah Islam yang diberikan oleh orangtua atau dibaca anak akan memiliki pengaruh yang cukup besar, di antaranya sebagai hiburan edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, muatan kisah-kisah Islam yang memiliki “gizi spiritual” akan dapat meningkatkan keimanan dan pengetahuan agama sang anak. Oleh karena itu, dalam hal ini kisah-kisah Islam akan menjadi sarana yang baik bagi peningkatan pengetahuan spiritual anak. Buku ini memuat 365 Kisah Teladan Islam yang disarikan dari kisah-kisah bermakna yang ada dalam Al-Quran, hadits, kitab-kitab, ataupun berbagai buku dan sumber yang berkaitan dengannya. Buku ini memiliki ciri khas dari sisi isi ceritanya mencakup tema-tema yang dipelajari anak di sekolahnya. Masing-masing tema disajikan secara berurutan selama tujuh hari, Al-Quran/ Hadits, Akidah/ Keimanan, Fiqih/ Ibadah, Akhlak, Kisah Para Sahabat, Kisah-Kisah Menakjubkan, dan Kisah-Kisah Teladan Lain. Buku ini juga dilengkapi pesan dari setiap cerita untuk mengingatkan anak tentang inti cerita yang dapat diteladaninya dalam kehidupan sehari-hari.

Tolong ikutkan Sumber artikel ini : https://ashakimppa.blogspot.com/2018/09/download-ebook-islami-365-kisah-teladan.html
Buku 365 Kisah Teladan Islam ini mengarahkan anak-anak membaca atau mendengar kisah-kisah yang mengandung nilai edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, buku 365 Kisah Teladan Islam ini diharapkan dapat menjadi referensi kisah-kisah Islami yang bisa diajarkan oleh orangtua atau pendidik kepada anak-anak mereka. Kisah-kisah Islam merupakan salah satu hal yang sangat diminati oleh anak-anak dan penting diberikan pada mereka. Kisah-kisah Islam yang diberikan oleh orangtua atau dibaca anak akan memiliki pengaruh yang cukup besar, di antaranya sebagai hiburan edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, muatan kisah-kisah Islam yang memiliki “gizi spiritual” akan dapat meningkatkan keimanan dan pengetahuan agama sang anak. Oleh karena itu, dalam hal ini kisah-kisah Islam akan menjadi sarana yang baik bagi peningkatan pengetahuan spiritual anak. Buku ini memuat 365 Kisah Teladan Islam yang disarikan dari kisah-kisah bermakna yang ada dalam Al-Quran, hadits, kitab-kitab, ataupun berbagai buku dan sumber yang berkaitan dengannya. Buku ini memiliki ciri khas dari sisi isi ceritanya mencakup tema-tema yang dipelajari anak di sekolahnya. Masing-masing tema disajikan secara berurutan selama tujuh hari, Al-Quran/ Hadits, Akidah/ Keimanan, Fiqih/ Ibadah, Akhlak, Kisah Para Sahabat, Kisah-Kisah Menakjubkan, dan Kisah-Kisah Teladan Lain. Buku ini juga dilengkapi pesan dari setiap cerita untuk mengingatkan anak tentang inti cerita yang dapat diteladaninya dalam kehidupan sehari-hari.

Tolong ikutkan Sumber artikel ini : https://ashakimppa.blogspot.com/2018/09/download-ebook-islami-365-kisah-teladan.html
Buku 365 Kisah Teladan Islam ini mengarahkan anak-anak membaca atau mendengar kisah-kisah yang mengandung nilai edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, buku 365 Kisah Teladan Islam ini diharapkan dapat menjadi referensi kisah-kisah Islami yang bisa diajarkan oleh orangtua atau pendidik kepada anak-anak mereka. Kisah-kisah Islam merupakan salah satu hal yang sangat diminati oleh anak-anak dan penting diberikan pada mereka. Kisah-kisah Islam yang diberikan oleh orangtua atau dibaca anak akan memiliki pengaruh yang cukup besar, di antaranya sebagai hiburan edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, muatan kisah-kisah Islam yang memiliki “gizi spiritual” akan dapat meningkatkan keimanan dan pengetahuan agama sang anak. Oleh karena itu, dalam hal ini kisah-kisah Islam akan menjadi sarana yang baik bagi peningkatan pengetahuan spiritual anak. Buku ini memuat 365 Kisah Teladan Islam yang disarikan dari kisah-kisah bermakna yang ada dalam Al-Quran, hadits, kitab-kitab, ataupun berbagai buku dan sumber yang berkaitan dengannya. Buku ini memiliki ciri khas dari sisi isi ceritanya mencakup tema-tema yang dipelajari anak di sekolahnya. Masing-masing tema disajikan secara berurutan selama tujuh hari, Al-Quran/ Hadits, Akidah/ Keimanan, Fiqih/ Ibadah, Akhlak, Kisah Para Sahabat, Kisah-Kisah Menakjubkan, dan Kisah-Kisah Teladan Lain. Buku ini juga dilengkapi pesan dari setiap cerita untuk mengingatkan anak tentang inti cerita yang dapat diteladaninya dalam kehidupan sehari-hari.

Tolong ikutkan Sumber artikel ini : https://ashakimppa.blogspot.com/2018/09/download-ebook-islami-365-kisah-teladan.html
Buku 365 Kisah Teladan Islam ini mengarahkan anak-anak membaca atau mendengar kisah-kisah yang mengandung nilai edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, buku 365 Kisah Teladan Islam ini diharapkan dapat menjadi referensi kisah-kisah Islami yang bisa diajarkan oleh orangtua atau pendidik kepada anak-anak mereka. Kisah-kisah Islam merupakan salah satu hal yang sangat diminati oleh anak-anak dan penting diberikan pada mereka. Kisah-kisah Islam yang diberikan oleh orangtua atau dibaca anak akan memiliki pengaruh yang cukup besar, di antaranya sebagai hiburan edukatif yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, muatan kisah-kisah Islam yang memiliki “gizi spiritual” akan dapat meningkatkan keimanan dan pengetahuan agama sang anak. Oleh karena itu, dalam hal ini kisah-kisah Islam akan menjadi sarana yang baik bagi peningkatan pengetahuan spiritual anak. Buku ini memuat 365 Kisah Teladan Islam yang disarikan dari kisah-kisah bermakna yang ada dalam Al-Quran, hadits, kitab-kitab, ataupun berbagai buku dan sumber yang berkaitan dengannya. Buku ini memiliki ciri khas dari sisi isi ceritanya mencakup tema-tema yang dipelajari anak di sekolahnya. Masing-masing tema disajikan secara berurutan selama tujuh hari, Al-Quran/ Hadits, Akidah/ Keimanan, Fiqih/ Ibadah, Akhlak, Kisah Para Sahabat, Kisah-Kisah Menakjubkan, dan Kisah-Kisah Teladan Lain. Buku ini juga dilengkapi pesan dari setiap cerita untuk mengingatkan anak tentang inti cerita yang dapat diteladaninya dalam kehidupan sehari-hari.

Tolong ikutkan Sumber artikel ini : https://ashakimppa.blogspot.com/2018/09/download-ebook-islami-365-kisah-teladan.html
https://www.mediafire.com/file/9knjpvhnsz305fi/365_Kisah_Teladan_Muslim.pdf/filehttps://www.mediafire.com/file/9knjpvhnsz305fi/365_Kisah_Teladan_Muslim.pdf/file

Syarah Hadits Arbain

Kaum muslimin di dunia Islam, khususnya mereka yang akrab dengan kajian-kajian Islam. Bukan hanya di negeri-negeri Arab tempat kitab ini diterbitkan, bahkan di Indonesia, kitab ini sering dijadikan bahan kajian di pesantren-pesantren atau masjid-masjid. Indikasi lain luasnya penerimaan terhadap buku ini adalah banyaknya buku-buku yang menguraikan isi kitab ini (syarah), baik yang dikarang oleh ulama terdahulu maupun sekarang. Hal ini merupakan bukti tak terbantahkan bahwa kitab walau kecil ukurannya namun memiliki kualitas yang diakui para ulama.

Judul: Penjelasan Hadits-Hadits Arba’in Nawawiyah
Penulis: Imam Nawawi
Penyusun: Abdullah Haidir
Penerbit: Indiva Pustaka, 2010
ISBN: 978-602-8277-33-4
Bahasa: Indonesia
Jumlah halaman: 200 halaman 

Bagi yang ingin memiliki Syarah Hadits Arbain dalam bentuk Pdf bisa di downloadmelalui link di bawah ini
SYARAH HADITS ARBAIN
 

AlQur'an bukan Kreasi Nabi Muhammad


ام يقولون افتراه قل فأتو بسورة مثله وادعوا من استطعت من دون الله ان كنتم صادقين

"Apakah pantas mereka mengatakan dia (Muhammad) yang telah membuat-buatnya? Buatlah sebuah surat yang semisal dengan surat (AlQur'an) dan ajaklah siapa saja diantara kamu yang mampu membuatnya selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar" (QS. Yunus : 38)

Jika ada yang bertanya, apakah benar Al-Qur'an adalah kreasi Nabi Muhammad? Maka jawabannya ialah:

Pertama, Al-Qur'an bukanlah kreasi Nabi Muhammad, mengapa? Karena gaya bahasa yang digunakan oleh orang Arab tidak memiliki kemiripan sama sekali dengan gaya bahasa Al-Qur'an, sedangkan Nabi Muhammad adalah orang Arab, jika memang Al-Qur'an adalah kreasi Nabi Muhammad sudah pasti gaya bahasa yang digunakan adalah gaya bahasa orang Arab.

Kedua, jika kita sering membaca kitab-kitab hadits, maka akan terasa penekanan ego takut dan lemah dihadapan Allah, berbeda ketika kita membaca Al-Qur'an kita akan merasa penekanan ego yang Maha Perkasa, Maha Adil, Maha pencipta, Maha Melihat dll. Jika benar Al-Qur'an merupakan kreasi Nabi Muhammad mengapa perbedaan penekanan ego antara Al-Qur'an dan Hadits.

Ketiga, Nabi Muhammad adalah nabi yang buta aksara, yang tidak pernah sekolah, pertanyaannya apakah mungkin Nabi Muhammad yang tidak buta aksara dan tidak pernah sekolah bisa menciptakan Al-Qur'an yang memuat hukum yang komprehensif, meliputi sosial, politik, agama, ekonomi dan meliputi aspek lainnya.

Keempat, Nabi Muhammad adalah manusia biasa, lalu pertanyaannya, apakah mungkin Nabi Muhammad yang hanya manusia biasa bisa mengkreasi Al-Qur'an yang isinya sangat kompleks, komprehensif, dan solid tanpa ada cacat sedikitpun, bahkan kaum barat, timur, muslim dan nonmuslim mengangguki apa yang ada di dalam AlQur'an? Jika Al-Qur'an adalah kreasi Nabi Muhammad, maka Nabi Muhammad bukanlah manusia.
Kelima, jika Nabi Muhammad yang mengkreasi Al-Qur'an, lalu pertanyaannya, mengapa beliau menisbatkannya kepada orang lain, padahal Al-Qur'an adalah karya yang sangat luar biasa yang tidak ada satupun yang mampu menandinginya, apa gerangan yang membuat beliau enggan mengakui AlQur'an adalah kreasi beliau? 

Keenam, di dalam AlQur'an terdapat berita-berita dari generasi terdahulu yang berbeda dengan kitab-kitab yang ada pada masa itu. AlQur'an juga memiliki kemukjizatan ilmiah mengenai, kosmos, kehidupan, kedokteran dan Matematika, lalu pertanyaannya sekolah dimana  beliau sehingga beliau mengetahui semua informasi tersebut, padahal beliau adalah nabi yang buta aksara.

Ketujuh, di dalam AlQur'an banyak terdapat kritikan terhadap Nabi Muhammad, seperti di dalam Surat 'Abasa ayat 1-10, Ali-Imran ayat 61, Al-Anfal ayat 67, jika benar AlQur'an adalah kreasi Nabi Muhammad tentu beliau tidak akan mengkritik dirinya sendiri dan memperlihatkan kesalahan atas sikap dan perbuatan beliau.

Kedelapan, dalam kesehariannya, beliau banyak mendapatkan persoalan yang butuh jawaban yang cukup mendesak, namun beliau tidak menjawabnya sampai turun wahyu dari Allah, padahal jika Al-Qur'an itu kreasi Nabi Muhammad maka sudah pasti kondisi seperti ini tidak akan terjadi. (Abu Kholil, Islam Menjawab Tuduhan, 2006, 2-7)


Puasa

Pengertian Puasa
Puasa berasal dari Bahasa Arab yaitu Shoum dan bentuk pluralnya adalah Shiyam. Secara bahasa Shoum sering diartikan sebagai


"Menahan diri dan meninggalkan dari segala sesuatu"

Sedangkan menurut istilah puasa adalah Menahan diri pada siang hari dari hal-hal yang membatalkan puasa dengan niat ibadah mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Syarat Wajib Puasa

1. Islam
Bagi setiap muslim yang sudah mukallaf maka wajib baginya puasa di bulan Ramadhan. Mukallaf adalah seseorang yang telah dibebankan kewajiban atasnya tentang segala perintah Allah, jika diabaikan maka dia akan menanggung dosanya sendiri.

2. Baligh
Baligh ialah seseorang yang telah sampai usianya pada usia dewasa. Anak-anak tidak wajib baginya untuk puasa, walaupun orangtua harus tetap menyuruhnya dengan tujuan untuk melatih dan 
membiasakan diri.

3. Berakal
Berakal ialah seseorang yang telah mampu membedakan tentang baik dan buruk, halal dan haram dll. Orang yang tidak berakal atau gila tidak wajib atasnya puasa
4. Sehat

Orang yang dalam keadaan sakit tidak wajib baginya puasa, namun wajib menggantinya pada hari-hari yang lain di luar bulan Ramadhan jika telah kembali sehat. 

5. Mampu
Allah hanya mewajibkan puasa bagi orang yang mampu, bagi mereka yang tidak mampu, sangat lemah atau jompo, jika ditinjau secara fisik tidak dimungkinkan lagi untuk menjalankan ibadah puasa maka tidak dibebankan kewajiban puasa bagi mereka. Namun diwajibkan bagi mereka menggantinya dengan mengeluarkan fidyah.

6. Tidak sedang dalam perjalanan
Orang yang sedang dalam perjalanan maka tidak wajib baginya mengerjakan puasa, namun wajib mengganti puasanya di hari lain di luar bulan Ramadhan.

7. Tidak dalam Keadaan Haid dan Nifas
Wanita yang sedang dalam keadaan haid dan nifas tidak wajib menjalankan ibadah puasa namun wajib menggantinya di hari lain di luar bulan Ramadhan 

Syarat Sah Puasa
1. Beragama Islam 
Para ulama berpandangan bahwa keislaman seseorang bukan hanya menjadi syarat wajib puasa, namun juga menjadi syarat sahnya puasa seseorang. 

2. Suci dari Haid da Nifas
Wanita yang sedang haid dan nifas tidak wajib untuk berpuasa, andaikan tetap memaksakan untuk berpuasa, maka puasanya tidak sah, karena suci dari haid dan nifas merupakan syarat sahnya puasa.

3. Waktu yang diperbolehkan
Syarat sah puasa berikutnya ialah pada waktu-waktu diperbolehkannya untuk berpuasa. Adapun pada waktu-waktu yang dilarang untuk berpuasa yaitu pada hari tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah), Hari raya Idul Fitri, Hari raya Idul Adha. 

4. Berakal
Orang gila selain tidak diwajibkan untuk berpuasa, apabila dia tetap berpuasa maka puasanya tidak sah.

Rukun Puasa
Rukun puasa ialah sesuatu yang tidak boleh tertinggal ketika sedang melaksanakan ibadah puasa. Rukun puasa adalah sebagai berikut:

1. Niat
Setiap amal perkara harus ditentukan niatnya, sebagaimana sabda Rasulullah Saw
"Segala amal tergantung pada niatnya"
Dalam hal niatnya ulama berbeda pendapat, satu ulama mengatakan boleh berniat diawal malam Ramadhan hingga akhir Ramadhan, artinya hanya sekali berniat saja untuk puasa satu bulan Ramadhan.
Ulama dari kalangan Mazhab Syafi'i berbeda pendapat, mereka berpendapat setiap malam harus berniat untuk puada esok harinya, jika tidak maka puasanya tidak sah. 

2. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa
Bagi orang yang berpuasa, maka rukun yang kedua yang tidak boleh dilupakan ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa.

Hal-hal yang membatalkan puasa
1. Makan dan minum
2. Jima'
3. Muntah dengan sengaja
4. Haid dan Nifas
5. Murtad

Sunnah-sunnah Puasa
Adapun sunnah-sunnah ketika berpuasa ialah:
Sunnah-sunnah ketika makan sahur
  • Disunnahkan makan sahur meski hanya minum air putih
  • Disunnahkan mengakhirkan sahur

Sunnah-sunnah ketika berbuka puasa

  • Disunnahkan untuk menyegerakan berbuka
  • Berdoa ketika berbuka berpuasa
  • Memberi makan orang yang berbuka puasa
  • Berbuka dengan kurma dan air